Koruptor Proyek Jalan Lamtim Ogah Ngaku Salah

Seorang Kuasa Direktur PT Archiles Raja, dihadirkan dalam sidang perkara korupsi proyek Pembangunan Jalan Menuju Way Kambas, untuk mendengarkan tuntutan jaksa, yaitu 8 tahun penjara. Sejauh ini yang bersangkutan menolak dipersalahkan dalam perkara ini.

Sutanto, harus duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Tanjung Karang, lantaran ulahnya yang melakukan tindak pidana korupsi dalam proyek pembangunan peningkatan ruas Jalan Rajabasa Lama Induk Taman Nasional Way Kambas pada tahun anggaran 2016, dengan total kerugian negara yang 1,5 milyar rupiah.

Dalam sidang yang diketuai oleh Hakim Siti Insirah kali ini, Jaksa dari Kejaksaan Negeri Lampung Timur, meminta majelis hakim untuk menghukum terdakwa dengan pidana penjara 8 tahun, dan diwajibkan membayar denda sebesar 200 juta rupiah, 6 bulan penjara.

Oleh karena terdakwa telah mengembalikan kerugian negara 100 juta rupiah, maka Sutanto pun diwajibkan untuk membayar sisa uang pengganti kerugian negara sebesar 1,4 milyar rupiah, dengan ketentuan apabila uang pengganti tersebut tak mampu dikembalikan, maka dapat diganti dengan pidana badan yaitu penjara 4 tahun lamanya.

Hal-hal yang memberatkan menurut jaksa ialah, Sutanto berbelit-belit memberikan keterangannya dalam persidangan, bahkan tidak mengakui kesalahannya.

Sementara sidang lanjutan akan digelar kembali pada selasa pekan depan, dengan agenda sidang yakni pembacaan nota pembelaan oleh terdakwa. (*)