Komisi Kejaksaan Klaim Perampasan Harta Alay Clean & Clear

 

MENANGGAPI POLEMIK RAMPASAN ASET TERPIDANA SUGIARTO WIHARJO ALIAS ALAY YANG DITANGANI OLEH KEJAKSAAN TINGGI LAMPUNG / JAKSA – JAKSA YANG BERSANGKUTAN SEGERA DIMINTAI KLARIFIKASINYA OLEH KOMISI KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIA // DALAM WAWANCARA TERSEBUT KOMJAK MENYATAKAN PENANGANAN ASET SUDAH SESUAI DENGAN S-O-P YANG BERLAKU ///

BEBERAPA JAKSA LAMPUNG DIMINTAI KLARIFIKASINYA OLEH KOMISI KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIA / TERKAIT PENANGANAN BARANG RAMPASAN TERPIDANA SUGIARTO WIHARJO ALIAS ALAY / YANG KINI TENGAH DALAM PROSES LELANG PIHAK KEJAKSAAN TINGGI LAMPUNG / UNTUK PENGEMBALIAN UANG KERUGIAN NEGARA //

DALAM HAL KLARIFIKASI INI / KOMISI KEJAKSAAN MERESPON BEBERAPA NARASI – NARASI YANG TERTUANG DALAM ADUAN YANG SAMPAI KE KEJAKSAAN AGUNG / MENGENAI DUGAAN PELANGGARAN DALAM PENYITAAN DAN PENJUALAN ASET MILIK TERPIDANA KORUPSI DANA A-P-B-D KABUPATEN LAMPUNG TIMUR TERSEBUT //

USAI MEWAWANCARA BEBERAPA JAKSA YANG DIMAKSUD / IBNU MAZJAH SELAKU ANGGOTA KOMISI KEJAKSAAN MENJELASKAN / BAHWA SELURUH PENANGANAN ASET YANG DILAKUKAN OLEH JAKSA SUDAH BENAR / DAN TELAH SESUAI DENGAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR YANG BERLAKU //

DIKETAHUI PADA 2014 LALU / TERPIDANA KORUPSI SUGIARTO WIHARJO ALIAS ALAY / TELAH DIVONIS BERSALAH DALAM PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI DANA A-P-B-D KABUPATEN LAMPUNG TIMUR TAHUN ANGGARAN 2008-2009 //

MANTAN BOS TRIPANCA GROUP TERSEBUT PUN DIKENAKAN HUKUMAN PIDANA PENJARA SELAMA 18 TAHUN DAN DENDA SEBESAR 500 JUTA RUPIAH / SERTA DIKENAKAN PIDANA UANG PENGGANTI KERUGIAN NEGARA SEBESAR 106 MILIAR RUPIAH ///