Komisi ASN Gak Mungkin Pecat Siluman

Anggota Bawaslu Lampung Ade Asyari’i menyatakan pihak akan menyodorkan temuan indikasi pelanggaran netralitas pegawai Waykanan ke Komisi Aparatur Sipil Negara.

Hingga Sabtu 3 Oktober 2020 tadi, dia masih menunggu proses pengusutan lebih lanjut oleh jajarannya di Waykanan terkait pertemuan sejumlah oknum ASN yang diistilahkan setengah siluman.

Sebelumnya juga, Anggota DPD RI Bustami Zainudin sudah melaporkan sangkaan ini ke Komisi ASN, pada Jumat Oktober 2020 kemarin.

Mencuatnya persoalan tadi, bermula dari beredarnya video pertemuan sejumlah pejabat di Pemkab Waykanan, Rabu 30 September 2020.

Namun, selama pemberlakuan UU Nomor 15 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Pemerintah No 53 Tahun 2010 tentang Disiplin.

Umumnya ASN diberhentikan lantaran lima hal. Dan, semuanya bukan karena keberpihak atau pelanggaran netralitas terkait politik.

Kelima persoalan itu meliputi nikah siri, narkoba, korupsi, kinerja buruk, atau negara dalam kondisi krisis ekonomi.