Kemenkumham Rangkul BNN & Polri

Peredaran narkotika oleh para penghuni lembaga pemasyarakatan di Lampung, ditindaklanjuti Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia, dengan menjalin kerjasama bersama BNN dan Kepolisian .

Terkait mencuatnya perkara narkotika yang dikendalikan dari dalam Lapas, yang terjadi pada akhir – akhir ini, dan yang menjadi sorotan di berbagai media dan masyarakat, kepala divisi pemasyarakatan Kemenkumham Lampung, Edi Kurniadi, menyerahkan sepenuhnya penyelidikan terhadap dua orang napi di Lembaga Pemasyarakatan Bandar Lampung, yang ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional Lampung.

Selain dua napi itu, juga terdapat napi lain yang telah digelar perkaranya oleh Pengadilan Negeri, seperti Marzuli, Affan dan Okta Rizal, yang turut terbukti mengendalikan peredaran narkoba melalui handphone miliknya dari dalam selnya.

Usaha yang dilakukan oleh pihak Kemenkumham telah maksimal, dengan pula melakukan pembinaan terhadap para penghuni lembaga pemasyarakatan, serta inspeksi mendadak yang terus di lakukan, hingga melakukan kerjasama dengan pihak BNN dan Kepolisian, dan terus menyelidiki adanya keterlibatan orang dalam.

Kerjasama yang dilakukan dengan BNN dan Kepolisian, kedepannya diharapkan agar kejadian-kejadian tersebut tidak terulang kembali, terlebih lagi adanya keterlibatan orang dalam untuk turut memfasilitasi, atau pun ikut serta dalam peredaran barang haram tersebut. (*)