Karnaval Emas SMKN 3 Purworejo Sedot Perhatian Warga

Puncak HUT ke-50 atau Lustrum X SMK Negeri 3 Purworejo yang bertepatan dengan tanggal berdirinya sekolah ini berlangsung semarak. Ratusan siswa dari 29 kelas beserta para guru unjuk kreativitas melalui Karnaval Emas dengan rute seputaran Kota Purworejo, Selasa kemarin.

Mengangkat tajuk Putri Teratai Emas, karnaval menampilkan berbagai kreasi dan inovasi yang menjadi representasi dari kompetensi 3 jurusan unggulan SMKN 3 Purworejo. Yakni, tata Boga, Busana, dan Kecantikan.
Karnaval dengan konsep dan konten yang berbeda dari biasanya ini berhasil menyedot perhatian ribuan warga yang berjubel di sepanjang jalan sejak siang hingga sore hari.

Pelepasan peserta karnaval dilakukan oleh istri Bupati Purworejo, Fatimah Verena Prihastyari, didampingi Kepala SMKN 3 Dra. Indriati Agung Rahayu MPd dengan simbolis pelepasan burung dara.

Dalam seremonial pembukaan juga dilakukan doa bersama sebagai wujud syukur usia emas SMKN 3.
Menurut Fatimah Verena Prihastyari, kegiatan ini selaras dengan konsep pemkab setempat tentang Romansa Purworejo 2020.

Berupa cita-cita terwujudnya Kabupaten Purworejo sebagai daerah kunjungan wisata, baik lokal, regional, maupun nasional.

Sementara itu, Dra Indriati Agung Rahayu MPd, menyebut tema dan maskot Putri Teratai Emas sengaja diangkat karena sarat filosofi dan harapan positif bagi sekolah.

Putri menjadi gambaran bahwa siswa SMKN 3 yang didominasi oleh perempuan dan teratai adalah bunga yang cantik, mempesona, serta anggun sebagai simbol kecerdasan dan kebijaksanaan.

Koordinator Karnaval Emas, Dra Titi Prabandari, menyebut ada 29 kelompok peserta yang terdiri dari guru, siswa, dan alumni.

Masing-masing mengusung kreasinya sesuai dengan kompetensi jurusan. Untuk memotivasi siswa, karnaval juga dinilai dengan melibatkan juri-juri profesional dari luar sekolah. (*)