Kakam Tapainduk Dituding Korupsi DD & Gelapkan Prona

Perwakilan warga Kampung Tapainduk, Kecamatan Gedungmeneng, Kabupaten Tulangbawang, mendatangi kantor Kejaksaan Tinggi Lampung, pada Selasa siang.

Kedatangan mereka ini untuk melaporkan kepala kampungnya yang diduga korupsi dana desa dan penggelapan uang setoran untuk membuat Sertifikat Prona.

Mereka menduga yang bersangkutan telah melakukan tindak pidana korupsi terhadap dana desa, serta penggelapan uang iuran 26 warga pada pembuatan sertifikat tanah dan rumah di pada 2015 silam.

Saparudin selaku perwakilan warga kampung menjelaskan, bahwa anggaran Dana Desa tersebut sebenarnya telah dialokasikan untuk pembangunan beberapa insfrastuktur kampung, termasuk terdapat pembangunan jalan, yang saat ini dinilai tidak sesuai standar pengerjaannya, karena tak ada hamparan pasir.

Kemudian pada 2015 lalu, Kampung Tapainduk juga melaksanakan pembuatan sertifikat prona dari pemerintah pusat.

Program tersebut untuk pengesahan hak milik lahan menjadi sertifikat, setiap warga diminta 2 juta 5 ratus ribu, hingga 3 juta rupiah, dan sampai saat ini dokumen yang di-idam – idamkan tak kunjung terealisasi.

Pengaduan warga Kampung Tapa Induk pun disambut Kejati Lampung, dan berjanji akan segera ditindaklanjuti.
Sementara kepala Kampung Tapa Induk Tipriyadi, membantah berbagai tudingan itu, untuk itu, dia bersedia memberi keterangan bila diperlukan. (*)