Juprius Disebut Terima Rp1,8 M tanpa Kuitansi

Calon Bupati Waykanan Juprius dilaporkan ke Polrestas Bandarlampung atas sangkaan penipuan dan penggelapan Rp1,8 miliar.

Adalah Hasrul, yang mengaku orang susah dan melaporkan hal itu, terkait janji proyek pada Dinas PU senilai Rp150 miliar.

Namun hingga Selasa 10 November 2020 saat dijumpai di Jalan Kartini, Bandar Lampung, dia mengaku belum mendapatkan proyek yang dijanjikan.

Padahal uangnya sudah diberikan. Tetapi, pemberian tersebut tanpa disertai alat bukti berupa kuitansi.

Walaupun begitu tetapi ada yang menyaksikan sekaligus bukti percakapan tertulis antara dia dan Juprius berbentuk screenshoot.

Juprius sendiri nampaknya belum bersedia berkomentar terkait hal ini.

Kemungkinan yang bersangkutan sedang disibukan agenda tahapan Pilkada serentak di Waykanan.

Pada sisi lain, Hasrul juga berstatus terlapor atas tipu gelap di Polresta Bandarlampung dari seseorang yang memberinya uang terkait janji proyek tadi.

Bahkan penyidik polri telah menetapkannya sebagai tersangka.