Jambret Ditembak karena Melawan

Satu dari dua tersangka jambret ditembak polisi karena melawan saat ditangkap. Mereka sempat dikepung massa saat beraksi di Jl. Zainal Abidin Pagar Alam, baru-baru ini.

Dua remaja asal Kelumbayan Tanggamus, harus merasakan dinginnya tidur diruang tahanan Mapolsek Kedaton, setelah merampas tas milik Lia Listiani, warga Jalan Untung Sumoharjo, Bandar Lampung, saat hendak pulang usai bekerja, keduanya yakni Rehan dan BS.

Salah satu tersangka bernama Rehan terpaksa di hadiahi timas panas oleh petugas karena mencoba melawan saat diamankan, sementara tersangka BS dititipkan di lapas anak karena masih di bawah umur, keduanya sudah sering beraksi di Kota Bandar Lampung dengan cara menyisir di sejumlah jalan menggunakan motor honda CBR milik tersangka, saat dinilai mangsa nya lengah tersangka langsung mengejar dan mengambil tas yang di slempangkan oleh korban di motor maupun di pengang di tangan korban.

Dari pengakuan tersangka ia beraksi sebagai joki, dengan menargetkan wanita karna tidak akan melawan saat tas nya di ambil oleh para tersangka.

Kapolsek Kedaton Kompol Abdul Mutolib mengatakan dari pemeriksaan tersangka sudah 15 kali melakukan aksinya di Kota Bandar Lampung, dan tidak segan segan berbuat kasar terhadap korban dengan menendang motor hingga korban tersungkur .

Dari Tangan tersangka polisi menyita barang bukti motor honda CB 150 milik tersangka BS, satu buah tas korban, satu unit ponsel, dan kini keduanya terancam pasal 363 kuhpidana dengan hukuman minimal 7 tahun penjara. (*)