Jaksa Stop Usut Korupsi Sukoharjo 4

Kepala Kejaksaan Pringsewu Asep Sontani mengungkapkan keberhasilan pengembalian kerugian uang negara dari Pekon Sukoharjo 4 mencapai Rp 154 juta.

Untuk itu, jaksa memiliki kewenangan menghentikan pengusutan perkara korupsi dana desa di pekon ini.
Kepala Kejaksaan Negeri Pringsewu Asep Sontani Sunarya mengatakan Pekon Sukoharjo 4 terindikasi menyalahi aturan soal penyalahgunaan wewenang.

Hal itu dikatakan Asep Sontani dalam pers release kinerja tahun 2018 di kantornya, kemarin.
Perkara penyelesaian terkait tindak pidana korupsi ini berdasarkan perjanijian kerjasama anatara Mendagri, Kapolri, dan Kejaksaan Agung, yang ditandatangani pada 1 januari 2018 lalu.

Kewenangan perjanjian tersebut bermuara pada aparat pengawas intern pemerintah yang mengatur secara teknis dalam pengembalian kerugian uang negara diteruskan ke Kejaksaan Negeri untuk menghentikan penyelidikan atau meneruskan penyelidikan.

Lalu keuangan negara yang dikembalikan ke Kejaksaan melalui laporan pengembalian uang ke kas daerah.
Maka secara azas kemanfaatan dari Kejaksaan Negeri Pringsewu memberhentikan pemeriksaan di Pekon Sukoharjo 4.

Selain itu juga Asep Saontani Sunarya menambahkan, perkara dugaan korupsi yang sedang ditangani terkait pengelolaan uang dana desa oleh pekon yang berindikasi diselewengkan oleh oknum kepala pekon.

Masih ada 2 pekon dalam tahap penyelidikan dan satu pekon sudah mengembalikan kerugian uang negara.
Pekon yang masih dalam proses penyelidikan dan belum mengembalikan ke uangan negara adalah Pekon Sukaratu dan Pekon Sinar Mulya.
Sementara pekon yang sudah mengambalikan keuangan negara sebesar 154 juta adalah pekon Sukoharjo 4. (*)