Hiswana Migas Lampung Gugat Dirjen Pajak

HISWANA MIGAS LAMPUNG MELAYANGKAN GUGATAN KEPADA DIRJEN PAJAK / MENYOAL KEBERATAN AGEN TERKAIT PAJAK GAS BERSUBSIDI YANG DIPUNGUT KEMBALI OLEH KANTOR PAJAK / HINGGA MENCAPAI 300 JUTA PER-TAHUN ///

HIMPUNAN WIRASWASTA NASIONAL MINYAK DAN GAS BUMI WILAYAH LAMPUNG / MELAYANGKAN GUGATAN KE PENGADILAN NEGERI TANJUNG KARANG / DENGAN PIHAK TERGUGAT YAITU DIREKTORAT JENDERAL PAJAK REPUBLIK INDONESIA / SERTA KANTOR WILAYAH DIRJEN PAJAK LAMPUNG – BENGKULU / METRO DAN NATAR //

GUGATAN YANG DILAYANGKAN TERKAIT KEBERATANNYA ATAS PENARIKAN PAJAK YANG DILAKUKAN OLEH KANTOR PELAYANAN PAJAK KEPADA AGEN DI WILAYAH NATAR PRINGSEWU DAN KOTA METRO / UNTUK GAS MELON BERSUBSIDI / YANG BESARANNYA MENCAPAI 300 JUTA RUPIAH PER TAHUN //

MENURUT TIM KUASA HUKUMNYA / HISWANA MIGAS LAMPUNG MENILAI ADA PERBUATAN MELAWAN HUKUM YANG DILAKUKAN OLEH KANTOR PELAYANAN PAJAK / YANG DALAM HAL INI PENARIKAN PAJAK TERSEBUT TIDAK MEMILIKI DASAR YANG JELAS //

SEBAB GAS MELON MERUPAKAN SALAH SATU ITEM YANG TELAH DISUBSIDI OLEH PEMERINTAH / DAN TELAH DITENTUKAN HARGA ECERAN TERTINGGINYA / MAKA TAK SEPATUTNYA ADA PENARIKAN PAJAK KEMBALI KE AGEN – AGEN YANG MENDISTRIBUSIKAN GAS TERSEBUT / YANG DIKHAWATIRKAN AKAN BERDAMPAK KEMBALI KE MASYARAKAT MISKIN //

DIKETAHUI SAAT INI GUGATAN PERDATA TERSEBUT TENGAH DIJADWALKAN DENGAN AGENDA MEDIASI ANTARA KEDUA PIHAK / DAN AKAN DIGELAR KEMBALI PADA SELASA PEKAN DEPAN DENGAN DITUNJUK SEBAGAI MEDIATOR IALAH HAKIM ISMAIL ///