Hipni Sujud Syukur 1 Menit

Euforia menyelimuti kubu pasangan Hipni – Melin Haryani Wijaya, Minggu 4 Oktober 2020.

Bahkan suami Yuti Ramayanti ini sujud di aula wahana hiburan rakyat Negeri Baru Resort, Kalianda hingga 2 menit.

Itu dilakukannya, tatkala Bawaslu Lampung Selatan menganulir pembatalan KPU terkait pencalonanya pada Pilkada serentak.

Dia nyaris gagal lantaran pasanganya, Melin Haryani Wijaya dianggap tak layak maju terkait vonis penggunaan surat palsu pengajuan kredit Rp82 miliar di BRI.

Dalam amar putusan Pengadilan Tinggi Tanjungkarang tahun 2015, tertera bahwa Melin yang pernah gugat cerai Eki Setyanto lalu rujuk lagi ini, dipidana 8 bulan dan percobaan 1 tahun 6 bulan.

Atas fakta itu, KPU selanjutnya mengacu pada Fatwa Mahkamah Agung RI di tahun yang sama serta PKPU nomor 9 tahun 2020 memutuskan tak memenuhi syarat.

Namun, Bawaslu Lampung Selatan memulihkannya lagi dan memerintah KPU menyertakan Hipni-Melin atau Himel bergabung dengan pasangan lainnya yang telah lebih dulu disahkan, dalam waktu 3 hari sejak putusan dikelurakan.

Sehingga dia dapat bersaing denga Nanang Ermanto – Pandu Kesuma Dewangsa nomor urut 1, Tony Eka Chandra – Antoni Iman nomor 2, dan dimungkinkan Himel bernomor 3.