Hakim Lampung Diwanti-wanti Jauhi Suap

Penangkapan yang terjadi beberapa waktu lalu oleh KPK, yang menyeret hakim dan pengacara di jakarta selatan, membuat tercorengnya dunia peradilan di tanah air.

Maka dari itu Pengadilan Negeri Kelas 1 A Tanjung Karang Bandar Lampung, terus memberikan pengawasan serta pengarahan kepada hakim.

Komisi pemberantasa korupsi republik Indonesia, baru – baru ini membuat heboh dengan manangkap tangan hakim dan pengacara serta pegawai Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, sebanyak 6 orang.

Mereka tertangkap tangan sedang melakukan transaksi, atas perkara perdata yang sedang ditangani oleh oknum Hakim Pengadilan Negeri tersebut, yang ditujukan agar klien sang pengacara dapat memenangkan perkara perdata yang sedang bergulir.

Menanggapi hal tesebut, Pengadilan Negeri Kelas 1 A Tanjung Karang Bandar Lampung, segera melakukan tindakan, yaitu dengan melakukan pengawasan ketat, dan tak henti – hentinya mengingatkan kepada para hakim, untuk berwaspada, dan tidak mudah tergoda dengan sejumlah uang untuk membeli sebuah keadilan.

Peristiwa tertangkap tangannya hakim tersebut oleh KPK RI, menjadi sebuah gambaran bahwa, belum adanya kesadaran dari sang pengadil yang menjadi seorang penentu keadilan di meja hijau, untuk memberikan keadilan yang seadil – adilnya yang telah diperjuangkan oleh seseorang dengan susah payah, dan berharap mendapat keadilan di negeri ini. (*)