Guru SMP Gagahi Murid di Pantai Wisata Tirtayasa & Puri Gading

Seorang guru honor yang mengajar di salah satu sekolah menengah yang ada di Bandar Lampung, disidangkan di ruang cakra Pengadilan Negeri Kelas 1a Tanjungkarang pada Rabu sore, Eman diperkarakan lantaran melakukan pencabulan terhadap muridnya.

Pengadilan Negeri Kelas 1 A Tanjung Karang Bandar Lampung, menggelar sidang terkait tindak pidana pencabulan, yang dilakukan oleh seorang guru olah raga SMP terhadap muridnya dengan paksaan secara berkali kali.

Perbuatan bejat yang tak sepatutnya dilakukan oleh seorang pengajar tersebut, dilaksankannya 3 kali pada 2 lokasi pantai taman hiburan rakyat, yaitu Tirtayasa, Puri Gading, Bandar Lampung.

Terdakwa Eman mengajak korban berhubungan layaknya suami isteri dengan paksa, dan dengan alasan pertama bertemu adalah untuk membicarakan perihal penting terkait pelajaran sekolah.

Dalam sidang yang dilaksanakan secara tertutup ini, jaksa menghadirkan 3 orang saksi yang membenarkan segala perbuatan terdakwa terhadap korban, dan Eman pun mengakui segala perbuatan tak pantasnya itu, dengan alasan ia tidak tahan lantaran telah lama tidak berhubungan dengan isterinya yang sedang hamil.

Guru honorer ini diancam pidana sesuai dengan pasal 81 ayat 3, undang – undang nomor 35 tahun 2014, tentang perubahan atas undang – undang RI nomor 23 tahun 2002, tentang perlindungan anak, junto UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU nomor 1 tahun 2016, tentang perubahan kedua atas undang – undang RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. (*)