Guru Penjewer Siswi Dirumahkan

Pihak SMA Negeri 5 Bandarlampung menonaktifkan oknum guru penjewer hingga ada keputusan dari Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Lampung.
Sambil menunggu putusan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung, Kepala SMA Negeri 5 Bandarlampung Hendra Putra merumahkan sementara oknum guru penjewer, Doni Dimas.

Hendra Putra menyerahkan sepenuhnya penanganan oknum guru oleh pemerintah, terkait sanksi yang akan diterapkan.

Hal itu berdasar hasil pertemuan antara pihak sekolah dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung, soal pembagian kewenangan.

Yaitu urusan kesiswaan ditangani pihak sekolah, sementara soal sanksi bagi oknum guru diurus Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Lampung.
Sebelumnya Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Diona Khatarina menyatakan akan menerapkan sanksi berupa pemindahan tugas oknum guru tersebut. (*)