Gubernur Lampung & PT Angkasa Pura Bahas Bandara Branti

Presiden Direktur PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin beserta jajaran beraudiensi bersama Gubernur Lampung M Ridho Ficardo di ruang kerjanya, Selasa siang tadi.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari wacana Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan untuk menyerahkan pengelolaan Bandara Radin Inten II Lampung Selatan ke PT Angkasa Pura.

Muhammad Awaluddin menjelaskan bahwa pengelolaan bandara yang sering disebut branti ini hampir pasti dilakukan pada april 2019 mendatang.

Saat ini pihaknya sedang menunggu proses verifikasi aset yang dilakukan oleh Kemenhub dan Kementerian Keuangan sejak 11 maret 2019 lalu.

Setidaknya membutuhkan waktu sekitar 30 hari untuk kemudian dibuatkan formula perhitungan seberapa besar dalam konteks kontribusi tetap dan bagi hasil atau pembagian keuntungan berikut rencana penambahan nilai belanja modal.

Ia memastikan sudah menyiapkan sekitar rp467,6 miliar sebagai belanja yang telah dimasukan ke pemerintah.
Sementara itu, Gubernur berharap proses alih kelola bisa dioercepat sehingga pengembangan bandara yang sudah berstatus internasional bisa segera dilaksanakan. (*)