Golput Bisa Dipidana

Pemilihan umum 2019 Pilpres dan Pileg yang akan berlangsung 17 april mendatang terancam dengan pemilih golongan putih.

Wakapolda Lampung Brigjend Teddy Minahasa menegaskan masyarakat yang terdaftar dalam pemilih tetap tapi golput bisa terkena sanksi pidana.

Sanksi pidana penjara bisa dikenakan masyarakat sebagai pemilih tetap yang terdaftar namun tidak memberikan hak suaranya atau memilih untuk golput.

Hal tersebut dikatakan Wakapolda Lampung Brigjend Teddy Minahasa dalam talk show di Kabupaten Tulang Bawang Barat, sanksi pidana bisa dikenakan jika ada masyarakat yang mempengaruhi atau mengajak orang lain tidak memberikan hak suaranya terlebih ada jaminan imbalan.

Berdasarkan undang-undang pemilu nomor 7 tahun 2017 pasal 515 disebutkan dengan sengaja memberikan imbalan berupa materu untuk mempengaruhi seseorang tidak memilih atau golput akan terancam hukuman penjara maksimal 3 tahun dengan denda 36 juta rupiah. (*)