Faisal Tak Realisasikan Proyek Desa

Seorang PJ Kepala Kampung Di Way Kanan menjadi terdakwa korupsi anggaran desa, dan dihadirkan sebanyak 4 saksi untuk dimintai keterangannya. Faisal Kaheri disebut tak realisasikan proyek kampung.

Faisal Kaheri, seorang pejabat sementara Kepala Kampung Tanjung Kurung, Kecamatan Kasui, Kabupaten Way Kanan, di sidangkan di ruang cakra, pengadilan Tipikor Tanjung Karang Bandar Lampung, dengan agenda mendengarkan keterangan saksi, pada pagi tadi.

Pria 36 tahun ini disidangkan lantaran karena ulahnya yang menyelewengkan alokasi dana desa Kampung Tanjung Kurung, pada tahun anggaran 2016 lalu, ia terbukti telah merugikan keuangan negara sebesar 300 juta lebih, ia menyelewengkan alokasi dana desa ini dengan cara meninggikan biaya proyek yang dilaksanakan dari biaya yang sebenarnya.

Dalam sidang yang dipimpin oleh hakim Ketua Syamsudin kali ini, sebanyak 4 saksi yang dihadirkan, terdapat diantaranya mantan camat kasui, dan kasi seta kabid di dinas PMK Kabupaten Way Kanan.

Dari ke 4 saksi di persidangan ini, didapat keterangan bahwasanya sang PJ Kakam ini sebenarnya telah melaporkan akan dilaksanakan proyek pembangunan kampung tersebut, namun pelaksanaannya tidak kunjung terealisasi.
Sidang lanjutan akan digelar pada minggu depan, dengan agenda mendengarkan keterangan saksi untuk yang ke 3 kali, dan akan dihadirkan saksi dari pihak kepolisian sebagai tim penyidik dalam kasus ini. (*)