Dwi Adelianto Divonis 17 Tahun

Seorang warga Pancoran Mas Kota Depok, disidangkan lantaran menjadi kurir sabu 2 kilogram, dengan agenda pembacaan putusan oleh majelis hakim, dengan vonis 17 tahun kurungan penjara.

Dwi adelianto, harus duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Tanjung Karang, untuk mendengarkan surat putusan dari majelis hakim terhadap dirinya, atas perkara narkotika dengan barang bukti sabu 2 kilogram.

Dalam sidang kali ini majelis hakim yang diketuai oleh Hakim Aslan Ainin, menjatuhkan vonis penjara 17 tahun, dan denda 1 milyar rupiah, subsidair 4 bulan.

Pria berusia 28 tahun ini, sebelumnya didakwa telah melanggar pasal 114 dan 132, dengan perannya yang sebagai kurir narkotika jenis sabu, yang ia bawa dari Jawa Barat, atas perintah Broto melalui kurir lainnya Ruli, di Rumah Makan daerah Cikampek.

Barang haram tersebut, selanjutnya ia antarkan ke Lampung untuk diserahkan kepada Rahman Hakim Hasibuan yang kini menjadi DPO BNNP Lampung.

Namun setibanya di lokasi yang telah disepakati, terdakwa Dwi Adelianto yang sebelumnya telah diincar oleh petugas, tertangkap sebelum melarikan diri bersama sang pemesan sabu tersebut. (*)