Duda Perdaya Gadis Belia

Pengadilan Negeri Kelas 1 A Tanjung Karang, pada selasa sore kemarin, menggelar sidang perkara pencabulan oleh duda terhadap perempuan di bawah umur yang dipacarinya, perbuatannya ini dilakukannya berkali – kali di dalam rumah korban.

Di ruang melati, gedung pengadilan Negeri Kelas 1 A Tanjung Karang Bandar Lampung, digelar sidang tertutup terkait kasus pencabulan terhadap bocah perempuan berusia 15 tahun, oleh seorang pria berusia 33 tahun.
Hubungan layaknya suami isteri tersebut, dilakukan berkali-kali di dalam kamar korban, yang didasari perasaan suka sama suka, dengan iming-iming segera menikahinya.

Korban yang akhirnya memasrahkan dirinya untuk digagahi oleh terdakwa tersebut, turut hadir dan bersaksi dalam sidang kali ini, ia memberikan keterangan dan membenarkan hubungannya dengan terdakwa rahmat hidayat.

Sejoli yang sedang perpacaran ini, saat setelah terakhir melakukan hubungan intimnya, sang duda terciduk RT setempat sedang bersembunyi di balik pintu kamar korban, tanpa ada benang sehelai pun yang menutupi tubuh terdakwa, sehingga ia pun dicokok dan dipolisikan oleh pamong desa tersebut.

Meski perbuatan cabul itu dilakukan atas dasar suka sama suka, namun terdakwa rahmat melakukannya kepada anak yang masih dibawah umur, sehingga ia didakwa oleh jaksa penuntut umum, dengan pasal 81 ayat 2 undang – undang RI nomor 35 tahun 2014, tentang perubahan UU RI nomor 23 tahun 2002, tentang perlindungan anak, dengan ancaman pidana paling lama selama 15 tahun kurungan penjara. (*)