Dokter di Bandarlampung Jadi Tersangka Hoax

Seorang oknum dokter warga bandarlampung berinisial RDH ditangkap Tim Direktorat Siber Bareskrim dari Mabes Polri Senin lalu.

Dia menjadi salah satu tersangka penyebaran hoax lewat akun media sosial bahwa server KPU disetting menangkan salah satu pasangan capres dan cawapres.

Selain itu, polisi juga berhasil mengamankan satu tersangka lainnya yakni EKW di wilayah Ciracas, Jakarta Timur.
Jelang pelaksanaan pemilu pilpres dan pileg pada 17 april mendatang, tim direktorat siber Bareskrim Mabes Polri berhasil menangkap dua tersangka penyebaran hoaks lewat akun media sosial. Keduanya berinisial RDH dan EKW yang diamankan di tempat berbeda.

Polisi menangkap RDH di rumahnya di wilayah Gedongair Tanjungkarang Barat, sementara, tersangka EKW ditangkap di wilayah Ciracas, Jakarta Timur.

Dari keterangan kepolisian, RDH diketahui berstatus sebagai seorang dokter sekaligus ibu rumah tangga. Penangkapan ini sempat menggegerkan Ikatan Dokter Indonesia Kota Bandarlampung.

Dokter Aditya M Biomed selaku ketua IDI cabang Kota Bandarlampung menjelaskan, RDH bukan bagian dari IDI, dirinya juga menghimbau jika ada anggotanya yang ingin terjun dalam dunia politik itu merupakan hak masing-masing anggotanya.

Aditya juga mendukung tim Mabes Polri untuk memberantas isu-isu hoaks yang akan memperkeruh jelang pelaksanaan pemilu mendatang.

Sementara, Kabid Humas Polda Lampung, AKBP Zahwani Pandra Arsyad menerangkan, proses hukum untuk tersangka RDH ditangani Mabes Polri. (*)