Diskusi Cerdas Bersama Ratna Sarumpaet dan Rocky Gerung


Diskusi Cerdas Bersama Ratna Sarumpaet dan Rocky Gerung

BANDAR LAMPUNG – Ratna sarumpaet dan Rocky Rerung menjadi pembicara utama dalam diskusi cerdas menangkan kembali pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar falsafah berbangsa dan bernegara.

Acara diskusi yang berlangsung di wisma haji masjid al furqon ini dipandu oleh rismayanti borthon serta dihadiri kapolda lampung yang diwakili wadir binmas polda lampung AKBP A Napitupulu dan ratusan mahasiswa perguruan tinggi se-kota bandar lampung.

Dalam diskusi tersebut, Ratna sarumpaet yang juga merupakan ketua presidium gerakan selamatkan indonesia, meminta agar nilai-nilai pancasila dikembalikan ke dalam undang-undang dasar. Dia menilai UUD 1945 yang telah mengalami amandemen berulangkali hanya menguntungkan segelintir masyarakat Indonesia.

Pada tanggal 28 februari 2018 lalu, berdasarkan peraturan presiden nomor 7 tahun 2018. Presiden joko widodo telah melantik pengurus badan pembinaan ideologi pancasila atau BPIP untuk mencegah berkembangnya paham radikalisme dan aksi terorisme.

BPIP berada di bawah naungan dan bertanggung jawab kepada presiden, Jokowi melantik megawati soekarnoputri sebagai ketua dewan pengarah yang menurut Ratna sarumpaet merupakan sebuah pemborosan anggaran negara.
Sementara Rocky gerung dalam diskusi dengan tegas menyampaikan bahwa pancasila yang menjadi ideologi negara tidak berakar dari budaya nusantara namun bersumber dari pemikiran dunia luar yang dirangkum oleh soekarno.

Pada acara diskusi cerdas tersebut, Ratna sarumpaet mengukuhkan kepengurusan GSI perwakilan lampung, Ratna melantik gunawan parikesit sebagai ketua, Rismayanti borthon sebagai sekretaris Robbiyadi Afitno sebagai bendahara dan Najib Bafadhal sebagai koordinator daerah.

Rismayanti borthon berharap GSI lampung dapat menjadi wadah intelektual muda untuk bertukar pikiran, dan memberikan kontribusi bagi masyarakat lampung, sehingga kaum muda tidak bersikap apatis dalam menyikapi situasi dan kondisi. (*)