Dana Desa Bukan Untuk Kantong Pribadi

Dalam kunjungannya di Kabupaten Pringsewu Presiden Joko Widodo mengingatkan Kepala Desa se-Indonesia agar mengelola dana desa, tepat sasaran dan jangan masuk kantong pribadi.

Presiden Joko Widodo mewanti – wanti Kepala Desa agar berhati hati menggunakan anggaran dana desa, karena menurutnya dirinya ikut mengawasi dana desa.

Selain itu juga, Presiden menjelaskan kenaikan alokasi anggaran dana desa untuk pembangunan setiap tahunnya menjadi salah satu indikasi bahwa pemerintah memang memprioritaskannya sebagai program utama.

Dana desa yang sudah digelontorkan sejak 2015 baru Rp 20,7 triliun, naik pada 2016 menjadi Rp 47 triliun, lalu 2017 Rp 60 triliun, dan tembus hingga Rp 73 triliun pada tahun ini.

Selain itu, ada juga dana tambahan lainnya untuk desa sehingga secara keseluruhan mencapai Rp 187 triliun, untuk 74 ribu desa di Indonesia pada 2018.

Dari pemanfaatan dana desa tersbut, sejak awalnya dimulai dana desa hingga 2017, tercatat sejumlah infrastruktur dan fasilitas desa dibangun secara masif. Sepanjang 123 ribu kilometer jalan desa, 11.500 posyandu, 18.100 PAUD, 6.500 pasar desa, hingga 791.000 meter jembatan berhasil dibangun dari dana desa. (*)