Chandra Satukan Daging Babi & Produk Halal

Menjelang Natal dan tahun baru, Badan Pengawasan Obat Dan Makanan di Bandarlampung bersama Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, dan Dinas Perdagangan melakukan inspeksi mendadak di beberapa pusat perbelanjaan modern siang tadi.

BPOM di Bandarlampung melakukan pemeriksaan makanan di toko Chandra Superstore Mall Boemi Kedaton.

Petugas BPOM dengan teliti memeriksa kemasan, tanggal kadaluarsa, nomor registrasi dan kandungan makanan. Makanan yang sudah dijadikan parcel juga tak luput dari pemeriksaan.

Usai memeriksa makanan kemasan di parcel, petugas bergerak ke bagian display dan menemukan sejumlah produk makanan yang mengandung olahan daging babi bercampur dengan makanan berlabel halal.

Sementara untuk bahan tambahan makanan, petugas menemukan nomor registrasi BB-POM yang tidak terdaftar. Petugas BPOM memeriksa nomor registrasi dengan menggunakan aplikasi BPOM Mobile.

Produk makanan dengan kemasan rusak dan nomor BB POM yang tidak terdaftar selanjutnya diamankan oleh petugas. Masyarakat diimbau untuk waspada dan teliti sebelum membeli.

Untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, warga diimbau untuk memeriksa beberapa hal seperti kemasan, label, izin edar, dan tanggal kadaluarsa produk makanan. Serta menginstal aplikasi mobile BPOM pada handphone di playstore.

Pihak retailer sangat mengapresiasi sidak yang dilakukan oleh BPOM, adanya temuan produk makanan yang belum terdaftar di BB-POM dan belum memiliki izin edar menjadi bahan pelajaran untuk lebih berhati-hati dalam menerima produk yang tidak sesuai dengan SNI atau standar nasional indonesia.

Bahkan beberapa pengunjung mengaku merasa nyaman berbelanja di chandra superstore, karena melalui sidak BPOM, produk-produk makanan yang mereka beli sudah aman dan halal dikonsumsi. (*)