Catut APBDes Rp101 Juta Dedi Haryadi Divonis 3 Tahun

Dedi Haryadi, berstatus Kepala Pekon Kayuhubi, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, menjalani sidang putusannya di Pengadilan Negeri Tanjung Karang, Rabu pagi tadi.

Dia menjadi terdakwa korupsi dana APBDes 2016 lalu yang merugikan negara 101 juta rupiah.
Hakim Ketua Siti Insirah membacakan amar putusan untuk terdakwa, dengan hukuman penjara selama 3 tahun, dan membayar denda 50 juta rupiah, subsidair 4 bulan kurungan .

Serta diwajibkan pula untuk membayar uang pengganti atas kerugian negara yang ia lakukan sebesar 101 juta rupiah.

Diketahui dalam dakwaan yang dibacakan oleh jaksa pada sidang sebelumnya, pria 42 tahun ini, terbukti telah pula mencairkan dan menyalurkan dana desa, serta anggaran dana desa, tidak sesuai dengan mekanisme yang telah diatur oleh pemerintah, seperti tidak melibatkannya bendahara keuangan pekon, dalam proses pencairan dana desa yang ia lakukan.

Sementara dalam keterangan saksi yang dihadirkan, didapatkan keterangan bahwa terdakwa dedi haryadi terbukti telah menggunakan nota pembelian fiktif, yang ia tulis sendiri terkait barang dan harga, serta pemalsuan cap stampel dari toko yang tertera dalam nota tersebut.

Meskipun begitu, terdakwa dedi haryadi tetap berdalih bahwa dirinya hanya sebagai korban. Sebab ada pihak lain yang turut menikmati penyelewengan anggaran desa kayuhubi tersebut. (*)