Calo Akmil Diganjar 3 Tahun Penjara

Pengadilan Negeri Kelas 1 A Tanjung Karang Selasa sore 22 januari 2019, kembali menggelar sidang perkara penipuan terkait penerimaan peserta Akmil Angkatan Darat, dengan agenda pembacaan putusan dari Majelis Hakim, dengan vonis terharap terdakwa, hukuman penjara 3 tahun.

Di Ruang R Subekti, Gedung Pengadilan Negeri Kelas 1 A Tanjung Karang Bandar Lampung, terdakwa Dudung kembali dihadirkan, dalam sidangnya untuk mendengarkan vonis yang dibacakan oleh Majelis Hakim untuk dirinya, atas perkara penipuan yang telah ia lakukan.

Dalam dakwaannya, pria berusia 34 tahun ini, telah menipu korbannya dengan total kerugian sebesar 250 juta rupiah, yang dengan iming – iming yang ia berikan ialah akan meloloskan korban dalam tes penerimaan siswa Akmil Angkatan Darat, yang diadakan pada 2017 lalu.

Namun saat pengumuman hasil ujian tersebut, nama korban tidak ada di dalam daftar para peserta yang lolos test penerimaan, dan segeralah pihak keluarga korban meminta uang yang telah disetorkan kepada lelaki kelahiran Aceh tersebut. Namun tak kunjung juga ditanggapi olehnya, bahkan sempat kabur untuk bersembunyi, hingga pada akhirnya dirinya ditangkap di Wilayah Wiyono Pesawaran, di kediaman istrinya.

Lantaran ulahnya tersebut, terdakwa Dudung akhirnya di vonis oleh majelis hakim yang dipimpin oleh Hakim Ketua Fitri Ramadhan, dengan pidana penjara selama 3 tahun.

Putusan Hakim ini sama seperti apa yang dituntut oleh Jaksa pada sidang sebelumnya, dengan pertimbangan yang memberatkan ialah, keterangan terdakwa yang berbelit-belit, dan tidak ada niat baik dudung untuk mengembalikan kerugian dari korbannya. (*)