BPK Kritisi Disdik Bandarlampung

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Lampung, mengumumkan hasil pemeriksan akhir tahunnya pada semester ke 2 tahun ini, dengan catatannya untuk Pemerintah Kota Bandar Lampung, dalam pelaksanaan anggaran di bidang pendidikan, yang dinilai belum tepat sasaran.
Bertempat di Aula Gedung BPK RI Cabang Perwakilan Provinsi Lampung, pada Jumat kemarin, digelar pertemuan guna membahas hasil dari pemeriksaannya, pada akhir semester yang ke 2 ini.

Setidaknya ada beberapa catatan kinerja bidang pendidikan pemerintah kota Bandar Lampung, yang dinilai belum tepat sasaran, diantaranya ialah proogram bantuan operasional sekolah, dan program Indonesia pintar.

Sejumlah catatan tersebut disampaikan Kepala Subauditorat Lampung 2, Nugroho Wibowo, yang menjelaskan telah merampungkan laporan hasil pemeriksaan terkait kinerja di bidang pendidikan pemerintah kota Bandar Lampung.

Masih ada sekolahan yang tidak tepat sasaran pada pendanaan pendidikan melalui program dana bis, dan Indonesia pintar, pada tahun anggaran 2015-2018 semester pertama.

Selain itu, BPK juga memberikan catatan pada program bina lingkungan, yang merupakan program andalan pendidikan di kota Bandar Lampung, yang mengharuskan pemerintah kota Bandar Lampung untuk menyusun SK alokasi, dan pencairan dana dari biling, dengan target penyelesaian laporan paling lambat 60 hari setelah LHP ini disampaikan. (*)