Biaya Politik Jadi Alasan Korupsi

Maraknya pejabat dan para Kepala Daerah Lampung yang tertangkap KPK, belum juga membuat jera para pelaku korupsi untuk berhenti melakukannya. Muncul anggapan bahwa ini disebabkan sistem politik.

Tertangkap tangannya beberapa pejabat yang ada di Lampung oleh KPK, tidak terlepas dari aktifnya peran masyarakat, yang turut memantau dan kemudian melaporkan tindak pidana tersebut, yang dinilai sebagai langkah yang baik, guna mencegah korupsi semakin meraja lela di bumi ruwa jurai ini.

Hal ini pun ditanggapi oleh Andy Surya, yang turut merasa harus adanya sebuah sistem politik baru, guna pencegahan perbuatan korupsi ini makin menjadi.

Menurut pemilik salah satu universitas dan sekolah swasta di Bandar Lampung ini, perlu adanya perubahan sistem politik yang baru, yang dimana tidak ada lagi biaya yang tinggi bagi para calon pemimpin daerah, sebagai biaya kampanye mereka, guna menarik simpati masyarakat untuk memilihnya menjadi pemimpin daerahnya.

Hal tersebut tentunya menjadi sebuah alasan, dimana pada saat mereka menjabat dan berkuasa, para pimpinan tersebut pastinya akan segera mengembalikan uang yang mereka anggap sebuah modal, yang telah terpakai pada saat masa kampanye lalu.

Terlepas dari pro dan kontra atas apa yang telah dilakukan oleh komisi pemberantasan korupsi, tapi efek yang terjadi iyalah baik, dan dengan tujuan yang tentunya menjadi sebuah komitmen untuk menyingkirkan para koruptor, sehingga dapat menyelamatkan negeri ini. (*)