Berpuisi Ala Sumanang Tirtasujana

Sedikitnya 97 orang peminat sastra Purworejo yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, guru seni, dan masyarakat, mengikuti workshop di Gedung GWK SMAN 2 Purworejo.

Workshop yang diadakan oleh Komite sastra Dewan Kesenian Purworejo, bekerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Purworejo, belum lama ini, mendatangkan narasumber Direktur Penerbit Indonesia Tera Magelang dan Sastrawan Sumanang Tirtasujana. Serta, Penulis dan Editor Damtoz Andreas.

Sumanang Tirtasujana memberikan materi berkait dengan sinkronisasi seni baca puisi menuju FL2SN tingkat pelajar SLTA. Dia menjelaskan teknik kunci dan cara membaca puisi standar lomba sekaligus mempraktekannya.
Sementara Damtoz Andreas, juga pemenang buku puisi Prasidatama, memberikan kiat-kiat cara menulis puisi atas dasar pengalaman yang dilakukan dirinya selama ini.

Menurutnya, menulis yang paling enak adalah mengambil materi yang paling dekat dengan pengalaman pribadi. Tapi harus pula bergaul dengan buku karya-karya besar. Supaya semakin cerdas dengan bahasa puitika.
Karena puisi adalah genre yang sangat mementingkan kebahasaan dengan memuat persajakan, majas, repetisi, hingga ritme. (*)