Aspal Jalan Pemkab Pringsewu Bisa Digulung

Proyek Jalan Simpang Kelaten hingga perkantoran Pemkab Pringsewu senilai Rp 2,3 miliar menuai protes. Pasalnya pelapisan aspal oleh rekanan CV Ayu Syahara bersaudara tersebut amat tipis, bahkan bisa digulung.

Salah satu anggota DPRD Pringsewu mengatakan, pembangunan jalan tersebut diduga asal jadi, karena pembangunan yang baru saja dikerjakan ini hasilnya kurang memuaskan.

Selain itu, jalan yang menyambungkan dari kantor bupati sampai gedung DPRD harus dilakukan pembangunan ulang, karena aspalnya bisa digulung manual.

Sementara itu, ketua komisi III DPRD Pringsewu, Rahwoyo menyarankan pihak terkait untuk mempersoalkannya kepada Dinas PUPR setempat.

Karena menurutnya hanya instansi tersebut berwenang memberi teguran kepada rekanan yang mengerjakannya. (*)