Anak Bunuh Ayah Direkonstruksi

Polsek Pardasuka menggelar reka ulang adegan anak bunuh ayah di Dusun Luwung Kolot Pekon Suka Agung barat, Tanggamus. Terdapat 15 adegan diperankan tersangka Sanwani alias Awang (34) hingga ayahnya Saliman (60) bersimbah darah dan tewas setelah dibacok berulang-ulang di dapur rumah korban.

Reka ulang ini disaksikan pula jajaran Polres dan Kejaksaan Negeri Tanggamus, serta ratusan warga setempat. Kapolsek Pardasuka AKP Martono menjelaskan bahwa terdapat 15 adegan diperagakan ulang oleh tersangka guna melengkapi berita acara sehingga jaksa lebih mudah dalam menyusun rencanan tuntutan.

Adegan pertama yang dilakukan Sanwani, saat dirinya sedang tiduran di rumahnya yang jaraknya tidak jauh dari rumah ayahnya, mendengar omelan ayahnya tentang dirinya soal uang piutang 500 ribu rupiah.

Mendengar itu, Sanwani langsung terbangun dan mengambil sebilah golok yang terselip disamping pintu depan rumahnya. Tersangka Sanwani pun langsung menuju rumah ayahnya, kala itu korban bersama keponakannya arianto dan adiknya nastur sedang berada di dapur.

Melihat kedatangan tersangka Sanwani, korban yang merupakan ayah kandungnya bangun dari tempat duduk namun tiba-tiba tersangka menusukan golok kearah ulu hati ayahnya. Tidak berhenti sampai di situ tersangka juga mengarahkan golok ke arah tangan, punggung, leher, dan kepala korban.
Korban tersungkur dengan sejumlah luka dengan bersimbah darah. Melihat itu, Andrianto berlari meminta pertolongan warga. Sementara Nastur hanya bisa menjerit. (*)