Agus BN Buang Daftar Pemberi Suap

Perkara suap fee proyek di Dinas PUPR Lampung Selatan, kembali digelar sidangnya atas nama terdakwa Zainudin Hasan, dengan agenda sidang, mendegarkan keterangan saksi, yang turut menghadirkan Agus BN dan Anjar Asmara.

Pengadilan Negeri Tipikor Kelas 1 A Tanjung Karang, kembali menggelar sidang perkara fee proyek, yang menghadirkan Zainudin Hasan sebagai terdakwa, dengan agenda sidang yang mendengarkan keterangan saksi.

Pada sidang kali ini, sebanyak 6 orang saksi dihadirkan, diantaranya mantan Kadis PUPR Lampung Selatan, Hermansyah Hamidi, Ketua Dprd Lampung Selatan, Hendri Rosadi, Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto, Mantan Kabid Pengairan Dinas PUPR Lampung Selatan, Syahroni, serta 2 terdakwa lainnya, Agus Bhakti Nugroho dan Anjar Asmara.

Dalam sidang yang digelar di Ruang Bagir Manan ini, majelis hakim mencecar berbagai pertanyaan kepada para saksi, dengan mengkonfrontir keterangan mereka.

Dari pernyataan yang diutarakan oleh Agus BN, bahwa dirinya membenarkan telah menerima uang dan properti dari Syahroni, hampir 10 milyar rupiah, dan yang ia akui segalanya yang didapat hanya untuk memenuhi kebutuhan Zainudin Hasan.

Namun pada saat hakim ketua Mien Trisnawaty bertanya tentang catatan penerimaan uang dari para rekanan kepada Agus Bhakti Nugroho, didapat keterangan bahwa seluruh catatan atas penerimaan yang ada, diperintahkan oleh Zainudin Hasan untuk segera dibuang.

Sementara sidang lanjutan akan digelar pada minggu depan dengan agenda yang masih sama, yang mendengarkan keterangan saksi, dan kemungkinan besar akan memanggil para rekanan proyek. (*)