Agus BN Baca Pledoi Sambil Nangis

Sidang lanjutan perkara suap fee proyek di lingkungan Dinas PUPR Lampung Selatan, atas nama terdakwa Agus Bhakti Nugroho, kembali digelar dengan agenda pembacaan nota pembelaan oleh terdakwa agus bhakti nugroho.

Agus Bhakti Nugroho kembali dihadirkan dalam sidang perkara suap fee proyek di Kabupaten Lampung Selatan, untuk membacakan nota pembelaannya di hadapan majelis hakim, dan memohon untuk vonis hukuman ringan yang akan dijatuhkan terhadap dirinya.

Mantan politisi partai amanat nasional ini, secara langsung membacakan surat pledoi-nya sambil menitika air mata, mengingat selama ini ia telah terpaksa berbohong kepada anak-anaknya, sedang bepergian ke luar kota untuk menyelesaikan pekerjaan, lantaran buah hatinya tersebut tidak mengetahui bahwa dirinya sedang terkena jeratan hokum.

Dalam nota pembelaannya, dirinya tetap berdalih bahwa perkara yang menjeratnya selama ini bukanlah atas kemauannya. Ia hanya menjadi seorang pesuruh zainudin hasan, untuk meminta komitment fee proyek dari para rekanan di Dinas PUPR Lampung Selatan.

Ia pun ber-alasan bahwa semua yang ia lakukan, semata-mata hanya sebuah pelaksanaan perintah dari atasannya, yang selama ini tak mampu untuk dihindari olehnya, karena ia pun tidak sanggup untuk melawan dan membantah segala apa yang diminta oleh Zainudin Hasan.

Pembacaan nota pembelaan Agus Bhakti Nugroho kali ini, langsung ditanggapi secara lisan oleh jaksa penuntut umum, yang memberikan jawabannya tetap pada tuntutan awalnya.

Sementara sidang lanjutan akan digelar pada pekan depan, dengan agenda sidang yaitu pembacaan putusan untuk terdakwa Agus Bhakti Nugroho, yang bersamaan waktunya bersama dengan pembacaan vonis untuk terdakwa Anjar Asmara. (*)