815 Penghuni Rutan Wayhui Kehilangan Hak Pilih

Sedikitnya 815 warga binaan Rumah Tahanan Negara Kelas Satu Bandarlampung di Way Hui Lampung Selatan kehilangan hak pilih. Hanya 371 orang saja yang diperbolehkan memilih di tempat ini.

Rendahnya mata pilih warga binaan yang dapat diakomodir oleh KPU menurut Kepala Rutan Kelas Satu Bandarlampung disebabkan dinamika pergeseran warga binaan Rutan.

Beberapa warga binaan yang telah didata sebelumnya dan masuk di DPT ada yang sudah bebas sebelum tanggal 17 april, dan ada juga warga binaan baru masuk yang harus didata ulang kembali oleh pihak Rutan.

Sebelumnya KPU telah melakukan pendataan pindah memilih bagi warga binaan yang telah terdaftar di DPT di Bandarlampung.

Bagi warga binaan yang tidak terdaftar di DPT dan tidak memiliki KTP elektronik atau surat keterangan pengganti KTP elektronik, KPU melakukan koordinasi dengan dinas kependudukan dan pencatatan sipil.

Dan disdukcapil telah melakukan perekaman bagi warga binaan pada pertengahan  Februari lalu.

Namun KPU telah menetapkan daftar pemilih tetap hasil perbaikan ketiga setelah menutup pendaftaran pindah memilih pada tanggal 10 april lalu.

Untuk mengantisipasi gangguan keamanan saat hari pencoblosan 17 april, Pihak Rutan Kelas Satu Bandarlampung akan menambah petugas keamanan dengan berkoordinasi bersama Polsek Sukarame dan memberdayakan pegawai serta Staf Rutan untuk piket pengamanan. (*)