Pemerintah Kabupaten Tulangbawang menunda rekrutmen Satuan Polisi Pamong Praja, tahun ini. Hal itu dikarenakan keterbatasan anggaran serta lebih memprioritaskan pada pemerataan pembangunan.

Rencana retrutmen anggota Satuan Polisi Pamong Praja pada tahun anggaran ini, lantaran keterbatasan anggaran juga belum memiliki regulasi.

Padahal kepala Satuan Pol-PP Tulangbawang Halik Syahril berencana akan melakukan retrutmen sekitar 150 hingga 200 anggota baru.

Sebab luas Tulangbawang yang terdiri dari 15 Kecamatan Satuan Pol-PP sangat kekurangan anggota untuk ditempatkan merata diseluruh Kecamatan.

Idealnya jumlah Pol-PP 500 hingga 600 anggota, sementara saat ini hanya 350 orang.
Sehingga pada saat hendak melakukan berbagai penertiban baik pasar dan hotel satuan Pol-PP harus melibatkan anggota TNI dan Polri.

Dikatakan Halik rencana retrutmen Sat Pol-PP telah dirinya laporkan dengan pimpinan baik dengan sekkab maupun dengan Bupati Tulangbawang Winarti.

Namun kedua pimpinannya itu menyarankan agar retrutmen untuk 2019 ini ditunda. Karena pada anggaran diprioritaskan untuk pemertaan pembangunan program pro rakyat melalui 25 program unggulan Bupati . (*)