4 Pejabat Lamtim Bancakan Proyek Islamic Center Rp 5,5 M

Kejaksaan Tinggi Lampung menerima pelimpahan berkas dari Ditreskrimsus Polda Lampung, dengan 4 terdakwa atas perkara penyelewengan dana pembangunan Masjid Islamic Center, dengan kerugian negara mencapai rp 1 milyar lebih.

MR, B-P, S-H, dan DE, 4 terdakwa penyelewengan dana pembangunan Masjid Islamic Center Kabupaten Lampung Timur, yang merugikan negara lebih dari 1 milyar rupiah, di tahun anggaran 2016, dilimpahkan berkas perkaranya dari  Polda Lampung ke Kejaksaan Tinggi Lampung.

Perannya masing – masing, MR yang sebagai pejabat pembuat komitmen dan sekaligus KPA di dinas PU Kabupaten Lampung Timur, tersangka BP dan SH yang sebagai rekanan dan pemilik proyek, serta DE selaku kuasa direktur P-T Parosai.

Dalam proyek yang menelan anggaran lebih dari 5 koma 5 milyar rupiah tersebut beberapa pengerjaan tidak sesuai mutu yang telah tertera  dalam kontrak, dan ada yang tidak dikerjakan dan beberapa tidak diselesaikan hingga waktu yang dijanjikan, padahal anggarannya telah diterima 100 persen.

Para tersangka ini telah mengembalikan kerugian negara seluruhnya, namun untuk mempertanggungjawabkan ulah mereka, Kejati Lampung tetap melakukan penahanan ke Rutan Way Huwi, hingga menjerat ke 4 nya dengan ancaman pidana maksimal penjara seumur hidup dan denda sebesar 1 milyar rupiah. (*)