4 Koruptor Lamtim Disidangkan

Pengadilan Negeri Kelas 1 A Tanjung Karang, menggelar sidang tipikor terkait perkara korupsi pembangunan Islamic Center di Kabupaten Lampung Timur. Sidang kali ini beragendakan pembacaan dakwaan dari jaksa untuk ke 4 terdakwa.

Perkara tindak pidana korupsi pembangunan Islamic Center di Kabupaten Lampung Timur, pada tahun anggaran 2016, yang dilakukan 4 orang, akhirnya digelar sidang perdananya di Pengadilan Negeri Kelas 1 A Tanjung Karang Bandar Lampung.

Ke 4 terdakwa yang dihadirkan yakni, Mirsuan, Darmawan Erfan, Suhaimi Sanjaya, dan Benny Purbaya.
Masing-masing memiliki peran diantaranya, mirsuan yang berposisi sebagai pejabat PPK, sedangkan yang mempersiapkan nama-nama perusahaan yang akan mengikuti lelang ialah terdakwa Suhaimi dan Beny Purbaya.

Selanjutnya Darmawan Efran, telah disiapkan sebagai peserta lelang, yang telah dikuasakan sebagai direktur PT Parosai, oleh Ridwan Efendi selaku pemilik yang sebelumnya telah dimintai persetujuannya oleh terdakwa Suhaimi pada juli 2016.

Pembangunan Islamic Center tersebut, memakan anggaran dana sebesar 5,5 milyar rupiah, sedangkan perbuatan ke 4 terdakwa ini, telah merugikan keuangan negara, yang telah di audit oleh BPK, sebesar 1 milyar 2 ratus juta lebih.

Akibat ulah mereka tersebut, ke 4 terdakwa dijerat dengan pasal 3 undang – undang tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, dan pasal 55 ayat 1 KUHP, sementara sidang lanjutan akan dilaksanakan pada minggu depan, dengan agenda sidang keterangan saksi. (*)