2 Guru Lambar & Prestasi dalam Keterbatasan

Meski kekurangan tenaga pendidik dan berada di daerah pegunungan yang merupakan punggung Bukit Barisan Sumatera. Tepatnya Lampung Barat.

Namun, prestasi 2 pahlawan tanpa tanda jasa di kabupaten terujung Provinsi Lampung ini tidak boleh dipandang sebelah mata.

Salah satunya adalah Jansje B.J Keseh, S.Pd.SD atau biasa dipanggil Yans Keseh.

Guru yang berkarir sejak tahun 1993 ini merupakan pengajar yang berprestasi di dunia literasi.

Bahkan pengajar kelahiran Manado, Sulawesi Utara tersebut sudah menghasilkan 17 buah buku.

Berupa 1 karya mandiri berjudul Terjerat Cinta Malaikat Kecil Ku dan 16 karya antologi atau karya bersama.

Beberapa karya antologi dari guru yang mengajar di SDN 3 Way Mengaku, Kecamatan Balik Bukit ini, bahkan meraih prestasi dalam lomba menulis dari Media Guru.

Berjudul Mengawal Moral Bangsa, Jalan Terang Guru Pemenang, Merdeka Belajar, Jurus Belajar Daring Anti Garing, serta Menyalakan Obor Literasi di Sekolah dan Masyarakat.

5 buah buku tersebut masuk kategori terbaik dari yang ditulis oleh guru-guru se-Indonesia.

Selain Yans Keseh, ada satu lagi pahlawan tanpa tanda jasa di Kabupaten Beguai Jejama yang patut di apresiasi.

Dia adalah Imam Safe’i, M.Pd, Kepala Sekolah SMPN 1 Air Hitam, Kecamatan Air Hitam.

Guru yang mengawali karir sebagai honorer sejak tahun 2000-an ini memiliki prestasi sebagai Kepala Sekolah Terinspiratif se-Indonesia.

Penghargaan tersebut diberikan di tahun 2020 ini atas best practice yang dikirim ke Kemendikbud berbentuk pdf dengan judul Menumbuhkan Karakter Baik dan Pola Hidup Sehat Melalui Program Jum’at Sehat Rutin, Bersih dan Berkah disingkat JUSTIN BIBER.

Selain itu, dia juga menulis beberapa buku di antaranya berjudul Membudayakan Literasi, Menanamkan Nilai Karakter di Sekolah dan Sisi Lain Budaya Kerja Guru di Indonesia.