13 Pedagang Pasartengah Diusir Gegara Ogah Bayar Rp 500 Juta

Tim gabungan yang terdiri dari Pemerintah Kota Bandar Lampung, Kejari Bandar Lampung, Pengadilan Negeri Tanjungkangarang, TNI dan Polri, melakukan eksekusi di sejumlah Ruko Pasar Tengah, terhadap pedagang yang enggan membayar sewa.

Ekseskusi pengosongan satu ruko dan penyegelan empat ruko di Pasar Tengah berjalan dengan aman dan tertib.
Pengusiran ini, sesuai surat putusan dari Mahkamah Agung, dan kemudian diadakan koordinasi dengan pengadilan untuk melaksanakan eksekusi.

Sebelumnya Pemkot Bandar Lampung, telah memanggil 35 penghuni ruko, di antaranya 23 berstatus eksekusi, dan 12 berstatus segel oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Dari 23 penghuni yang berstatus eksekusi, terdapat 22 bersedia memenuhi panggilan, dan bersedia mengikuti syarat pengadilan untuk tidak dilakukan eksekusi, dengan membayar Rp 500 juta serta denda.

Pemerintah akan terus menertibkan para pedagang yang nakal di Kota Bandar Lampung ini, dengan ancaman yang tak main-main, yaitu pengusiran dan penyegelan paksa, demi terciptanya ketertiban di kota tapis berseri ini. (*)